Rizqa Ahmadi Confessionality dan Ecuminesm merupakan dua kata yang sangat dekat dengan topik relasi antara agama atau aliran keagamaan. Confessionality yang mungkin saja dapat disepadankan dengan sektarianisme atau dalam bahasa Arab al-madzhabiyyah menempatkan sekte-sekte dalam agama saling mempertahankan identitas diri mereka dan pada kadar tentu menjaga jarak dengan lainnya dengan merasa paling benar dan akan selamat serta saling menyalahkan. Sementara Ekumenisme ( maskūniyyah ) yang berakar pada upaya unifikasi ajaran dan persatuan umat di dalam tradisi Kristiani juga terjadi dalam wacana keislaman. Ekumenisme Islam yang paling mendapatkan perhatian adalah dialog intra-faith Sunni dan Syi’ah yang juga dikenal dengan istilah taqrīb. [1] Artikel ini mereview monograf terbaru karya Hossam Ouf [2] salah seorang peneliti di University of Tubingen Jerman, tentang studi Hadis yang memiliki hubungan cukup kuat de...
Tanggal 6 Juli 2025 saya bersama keluarga mengantar keponakan nyantri di Pondok Ar-risalah Lirboyo Kediri. Pondok Tua yang menjadi kiblat santri dan Ulama Nasional. Pondok yang memiliki reputasi baik dalam mencetak santri yang memiliki wawasan keislaman yang mengakar dan luas. Pintu gerbang Pesantren Terpadu Ar-Risalah, berlokasi di Area Pesantren Lirboyo Dalam kesempatan menunggu keponakan yang sedang disowankan kepada Ndalem, sebutan bagi keluarga pengasuh pesanrtren, saya mencoba keliling pondok. Dengan berjalan kaki, saya mengunjungi toko buku pondok yang menjual buku-buku dan souvenir khas Pesantren Lirboyo. Selain itu, saya juga mengamati lalu lalang santri yang keluar masuk gedung asrama. Sebagian ada yang akan melaksanakan pemebelajaran sebagian yang lain telah menyelesaikannya. Ada pula yang lalu Lalang untuk membeli kebutuhan sehari-hari. Yang unik dari fenomena tersebut, masih banyak santri yang tidak mengenakan alas kaki. Ini memang khas ...